Ilahi, kuadukan pada-Mu…

diri

yang memerintahkan kejelekan

yang bergegas melakukan kesalahan

yang tenggelam dalam maksiat pada-Mu

yang menantang kemurkaan-Mu

yang membawaku pada jalan kebinasaan

menjadikan aku orang celaka yang terhina

yang banyak noda

yang berangan hampa

bila ditimpa bencana ia berkeluh kesah

kala untung diraih bakhil bertambah

cenderung pada mainan dan hiburan

dipenuhi kealpaan dan kelalaian

mendorongku berbuat dosa

menghalangiku bertaubat

.

Ilahi, kuadukan pada-Mu…

musuh yang menyesatkan

setan yang menggelincirkanku

ia telah memenuhi dadaku dengan keraguan

godaannya telah menyesakkan hatiku

sehingga hawa nafsu menopangku

ia hiaskan bagiku cinta dunia

ia menghalangiku untuk taat dan taqarrub

.

Ilahi, kuadukan pada-Mu…

hati yang keras dengan guncangan was-was

yang tertutup noda dan kekufuran

mata yang beku untuk menangis karena takut pada-Mu

tetapi cair untuk kesenangan dirinya

.

Ilahi,

tiada daya dan kekuatan

kecuali dengan kuasa-Mu

tiada keselamatan bagiku dari bencana dunia

kecuali dengan penjagaan-Mu

aku memohon pada-Mu

dengan keindahan hikmah-Mu

dengan pelaksanaan kehendak-Mu

jangan biarkan aku mencari karunia selain-Mu

jangan jadikan aku sasaran cobaan

jadilah Engkau

Pembelaku melawan musuhku

Penutup cela dan aibku

Pelindung dari bencana

Penjaga dari durhaka dengan kasih dan sayang-Mu

Wahai Yang Paling Mengasihi dari segala yang mengasihi

(diambil dari khazanah doa keluarga Nabi Saaw)

~ by Prince on May 10, 2009.

Leave a Reply